PROPOSAL OUT DOOR STUDY
MATA PELAJARAN GEOGRAFI
TAHUN 2014
TAHUN 2014
PROPOSAL
I.
PENDAHULUAN
Pendidikan merupakan upaya untuk
meningkatkan pemahaman, sikap, dan ketrampilan serta perkembangan diri Peserta
didik. Kemampuan atau kompetensi ini diharapkan dapat dicapai melalui berbagai
proses pembelajaran di sekolah. Salah satu proses pembelajaran yang digunakan
untuk mencapai kompetensi diatas adalah melalui pembelajaran diluar kelas
(outdoor).
Pembelajaran outdoor merupakan
satu jalan bagaimana kita meningkatkan kapasitas belajar Peserta didik. Peserta
didik dapat belajar secara lebih mendalam melalui objek-objek yang dihadapi
dari pada jika belajar di dalam kelas yang memiliki banyak keterbatasan. Lebih
lanjut, belajar di luar kelas dapat menolong Peserta didik untuk
mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki. Selain itu, pembelajaran di luar kelas
lebih menantang bagi Peserta didik dan menjembatani antara teori di dalam
buku dan kenyataan yang ada di lapangan. Kualitas pembelajaran dalam situasi
yang nyata akan memberikan peningkatan kapasitas pencapaian belajar melalui
objek yang dipelajari serta dapat membangun ketrampilan sosial dan personal
yang lebih baik.
Pembelajaran outdoor yang akan
dilakukan adalaha studi lapangan . Studi lapangan merupakan salah satu bentuk
pembelajaran outdoor dimana terjadi kegiatan observasi untuk mengungkap fakta–fakta
guna memperoleh data dengan cara terjun langsung ke lapangan. Studi lapangan
merupakan cara ilmiah yang dilakukan dengan rancangan operasional sehingga
didapat hasil yang lebih akurat. Dalam kegiatan studi lapangan, Peserta didik
diajak mengunjungi ke tempat dimana objek-objek geografi dan Sejarah yang akan dipelajari tersedia disana.
Melalui kegiatan studi lapangan Peserta
didik akan memiliki pengalaman belajar yang tinggi karena berinteraksi dengan
objek geografi
dan Sejarah secara langsung. Selain itu, Peserta didik
dapat belajar lebih dalam dengan kegiatan lapangan daripada belajar secara
tekstual melalui buku-buku. Hal ini disebabkan berbagai fenomena nyata yang
tidak terdapat di dalam buku dapat diamati secara langsung sehingga memunculkan
rasa ingin tahu Peserta didik. Rasa ingin tahu akan mendorong Peserta didik
untuk mencari jawaban/belajar lebih keras.
Beberapa kelebihan dari pembelajaran outdoor dengan melalui studi
lapangan yaitu:
1.
Pembelajaran di luar kelas akan meningkatkan pencapaian
pembelajaran melalui kemampuan mengorganisasi, pendekatan yang lebih baik
karena belajar dari obyek langsung merupakan satu hal yang utama. Hal ini
terjadi karena dalam pembelajaran di luar kelas kita tidak hanya memikirkan apa
yang kita pelajari, tetapi juga memikirkan
2.
bagaimana dan kapan kita belajar.
3.
Pembelajaran studi lapangan dapat meningkatkan sikap
kearah lingkungan yang lebih baik.
4.
Keterlibatan dari setiap peserta lebih tinggi jika
dibandingkan pembelajaran secara klasikal.
5.
Materi/informasi yang diperoleh akan lebih lama diingat
dan tidak segera ditinggalkan.
II. NAMA KEGIATAN
“OUTDOOR STUDY”
III. TEMA
KEGIATAN
Kegiatan Outdoor Study ini mengambil tema :
“Analisa Fenomena Geosfer dan sejarah di situs Sangiran Kab. Karanganyar”.
IV. TUJUAN
KEGIATAN
1.
Pemahaman Peserta didik terhadap materi Geosfer dapat
meningkat.
2.
Peserta didik dapat menganalisis faktor-faktor yang
berpengaruh dalam persebaran fenomena
Geosfer dan dalam kajian Geografi, sejarah dan ilmu lainnya.
3.
Peserta didik dapat mengetahui perbedaan persebaran
tumbuhan di daerah pesisir dan karst.
4.
Peserta didik dapat merumuskan hasil pengamatan di
lapangan dalam bentuk laporan Outdoor Study.
5.
Melatih Peserta didik untuk berorganisasi serta
tanggungjawab dalam melaksPeserta didikan tugasnya masing-masing.
V. MANFAAT KEGIATAN
1.
Pemahaman Peserta didik terhadap materi biosfer tentang
persebaran tumbuhan dapat meningkat.
2.
Peserta didik memiliki peluang untuk mengembangkan
pengetahuan dan potensinya dengan melakukan aktivitas sehari-hari di dalam
pembelajaran.
3.
Secara spesifik studi lapangan memiliki pengaruh positif
terhadap memori jangka panjang dan secara alami lingkungan alami memperkuat
memori.
4.
Studi lapangan yang efektif dan pengalaman individual
(lokal) dapat mempengaruhi pertumbuhan individu dan peningkatan ketrampilan
sosial.
5.
Dapat meningkatkan ranah afektif serta menjembatani
pembelajaran tingkat tinggi (HOT).
VI. OBJEK
KAJIAN OUTDOOR STUDY
Outdoor Study ini berlokasi di Kab. Karanganyar, Propinsi Jawa Tengah dengan objek :
1.
Musium Sangiran, Kab.
Karanganyar, Propinsi Jawa Tengah.
2.
Candi Sukuh dan
Candi Ngonto, Kab.
Karanganyar, Propinsi Jawa Tengah
VII. WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN
Outdoor Study akan dilaksPeserta didikan pada :
Hari /
Tanggal : Sabtu, 3 Mei 2014
Waktu
: pukul 07.00 WIB - selesai.
Tempat
: Kab. Karanganyar dan sekitarnya
VIII.
PESERTA
Peserta
outdoor study adalah Peserta didik kelas X.MIPA SMA
Negeri 1 Ungaran. Daftar dan jumlah peserta outdoor study. ( Terlampir )
IX.
SUSUNAN
PANITIA
(Terlampir)
X.
GURU
PEMBIMBING
(Terlampir)
XI.
INSTRUMEN
OUTDOOR STUDY
Alat
tulis seperti buku catatan dan pulpen.Fungsinya disini adalah sebagai alat
pencatat hal penting yang telah disampaikan oleh guru pembimbing outdoor study.
XII.
PENUTUP
Demikian proposal kegiatan ini kami susun sebagai bahan
pertimbangan bagi semua pihak, semata-mata demi kemajuan dan perkembangan
pembelajaran Peserta didik kelas X.MIPA SMA Negeri 1 Ungaran,
kegiatan outdoor
study ini diakhiri dengan suatu bentuk laporan ilmiah
sebagai pertanggungjawaban ilmiah Peserta didik.
Ungaran, 1 Maret 2014
Ketua
Sekretaris
Budi Santoso, S.Pd. M.Pd
……………………….
NIP.197205172006041004 NIP
Mengetahui /
Menyetujui
Kepala
Sekolah,
Drs. Hartanto,
M.Si
NIP. 19541217
198603 1008
Tidak ada komentar:
Posting Komentar